Skip to main content

BATIN


Pejamkan mata mu lelapkan dalam do'a mu
Biarlah asma mu hadir dalam mimpi indah ku
Tercipta rasa gelisah dan gundah 
Mencoba bertahan tapi diri ini sering terluntah 

Mencoba merangkai cerita cinta penuh bahagia
Jalani yang terbaik yang aku bisa 
Meski seringkali ku siksa kau dengan sifat ku 
Juga seringkali kau marah karna ulah ku

Semua itu karna kebodohan ku 
Dalam mempelajari dan memahami mu
Ketika malam datang ku tunjuk satu bintang 
Kuberikan padamu terkasih maha penyayang 

 Meski berat ku akan terus berjuang
 Karna firman mu yakin ku hari esok kan terang
 Mendekatlah pada ku dan dengarlah kasidah ikan-ikan
 Ingin hati ku kolam yang menimpan kemurinan mu

 Aku bersujud pada mu
 Berjamaah dengan siang dan malam
 Dengan matahari yang selalu setia bercahaya
 Dan angnin yang berhembus menyajukan manusia

 Sampai aku tak sadarkan diri
 Dan mabuk dalam anggur keimanan
 Apa bila telah dekat antar tuhan dan hambanya
 Antara uan dan abdinya 

 Beriring mesra bergerak penuh irama
 Dalam balutan kasih  sami'na wa atho'na
 Maka lenyap sudah surga dan neraka
 Karna aku adalah rindu dan kau adalah cinta

oleh-182-Ki Asap

Comments

Popular posts from this blog

APA YANG BERUBAH?

Di bakar api yang disebut rindu, Di lempar batu yang disebut cemburu, Di nyanyikan lagu yang lengkingnya tak begitu merdu, Telah ku pandang dari mata ke tiga, bunga-bunga harapan berhamburan di udara, ada yang melihatnya sebagai doa, ada pula yang melihatnya sebagia awal dari malapetaka. untuk meyakinkannya aku bertanya kepada ibu dengan nada berbisik "Bu... apa ini yang disebut cinta dengan berbagai macam bahasa?." tak lagi ku lihat taman yang indah, dengan bunga-bunga yang merekah, atau jalan setapak dimana para pejalan kaki dapat berpapasan tanpa jarak, lantas mereka bisa saling sapa.

AIR

Se Suci apakah diri yang hina ini ? Tidak bercerminkah kita ? Tidak kah sadar akan kekotoran diri ini ? Apa air yang setiap hari kita kotor untuk membersihkan tubuh ini tak kunjung membuat kita sadar akan kekotoran diri ini ? Masih pantaskah kita anggap diri ini bersih, suci. Lalu ia mengeluarkan kejernihannya, tunduk atas perintah Mu untuk kembali ketempat kotor karna membersihkan badan-badan, bau dan kotor manusia. Mungkin itulah cara kembali air menjadi mulia, membersihkan segala yang kotor merelakan kejernihannya ternodai. Lantas masih terasa sucikah diri ini ? #SuratSobek

pulang?

Jika langkah kaki ini sudah terlalu jauh melangkah dari arah jalan pulang, maka kemana saya akan pulang? Jika yang disebut kebanyakan orang arah jalan pulang adalah rumah tempat tinggal yang beratapkan genting yang hakikatnya menutupi sang pemilik dari teriknya panas matahari dan basahnya air hujan, maka bukan itu yang saya sebut sebagai arah tempat kemana saya akan pulang. Lalu jika ada seseorang yang mengatakan bahwa arah jalan pulang adalah tempat dimana saya dilahirkan dan di besarkan oleh ibu dan bapak saya yang mengasuh dengan kasih sayang dan mendidik dengan ketulusan, itu juga bukan arah jalan pulang yang cukup meyakinkan untuk saya tuju. Lalu kemana kelak saya akan pulang? 21 satu tahun adalah kurun waktu yang saya jalani, apakah sudah cukup untuk menentukan kemana arah jalan pulang, lalu kapan saya akan pulang dan kemana saya akan pulang? apakah selama ini adalah salah satu perjalanan saya menuju arah jalan pulang?   Namun kapan saya akan pulang?  ...